Pangdam Pattimura Ajak Media Luruskan Informasi soal Yon TP
Ambon,CM - Kodam XV/Pattimura mengajak insan pers di Maluku memperkuat sinergi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya terkait keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).
Hal itu disampaikan Kepala Staf Kodam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko saat mewakili Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto dalam silaturahmi bersama insan media di Makodam XV/Pattimura, Ambon.Selasa ( 29/09/2026)
Pertemuan yang mengusung tema “Sinergi Bersama Membangun Maluku” tersebut juga menjadi ruang klarifikasi Kodam terkait sejumlah informasi mengenai Yon TP yang beredar di media online.
Dalam sambutan Pangdam yang dibacakan Brigjen Wawan, disebutkan bahwa pembentukan Yon TP di setiap kabupaten merupakan bagian dari arahan Presiden.
Menurutnya, Yon TP tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan dan keamanan. Satuan tersebut juga memiliki unsur pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan.
Keberadaan Yon TP diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan, membantu pembangunan wilayah, serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Jangan sampai kehadiran Yon TP dipahami seolah-olah menimbulkan ketakutan atau militerisasi. Tidak ada unsur militerisasi di dalamnya,” demikian disampaikan dalam sambutan Pangdam.
Kodam XV/Pattimura juga menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan tetap mengacu pada ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Setiap Yon TP nantinya diperkuat sekitar 1.039 personel. Kehadiran personel beserta keluarga disebut berpotensi menggerakkan perekonomian di daerah, mulai dari meningkatnya daya beli masyarakat hingga kebutuhan pendidikan dan layanan lainnya.
Terkait pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan yang dikerjakan TNI, Kodam menyatakan proses perizinan dilakukan sesuai prosedur.
Kodam XV/Pattimura juga membuka ruang komunikasi bagi wartawan untuk melakukan konfirmasi secara langsung. Wartawan dipersilakan memperoleh informasi terkait Yon TP maupun program Kodam lainnya agar pemberitaan yang disampaikan kepada publik tidak berdasarkan informasi yang keliru.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Maluku, Rian Rahanra, mengapresiasi pertemuan antara Kodam dan insan media.
Menurut Rian, keterbukaan informasi menjadi kebutuhan penting dalam kerja jurnalistik. Di sisi lain, TNI juga membutuhkan media sebagai mitra untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara benar dan proporsional.
PWI Maluku berharap komunikasi antara media dan Kodam XV/Pattimura dapat terus dibangun sehingga setiap informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik dapat dikonfirmasi secara terbuka.
Media juga diingatkan untuk tetap menjalankan tugas jurnalistik berdasarkan kode etik jurnalistik serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
Kodam XV/Pattimura pun mengajak media tidak membesar-besarkan konflik dan mengedepankan pemberitaan yang dapat menjaga situasi Maluku tetap aman, damai, dan kondusif. ( CM/ML)
0 Komen