Razia Humanis Lapas Wahai Bersama Polsek, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
- Administrator
- Selasa, 21 April 2026 17:42
- 8 Lihat
- HUKUM
Wahai,CM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) melalui razia blok hunian, Selasa (21/4/26) malam. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai dengan mengedepankan pendekatan humanis, sehingga berlangsung aman dan kondusif tanpa gejolak dari Warga Binaan.
Dalam pers release yang diterima redaksi Citra Maluku, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa integritas dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menginstruksikan petugas untuk melakukan pemeriksaan secara teliti, namun tetap mengedepankan sikap sopan dan komunikatif.
“Tujuan utama kita adalah deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Namun, cara bertindak harus tetap profesional dan humanis agar lingkungan Lapas bersih dari barang terlarang tanpa menimbulkan ketegangan,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Polsek Wahai. Ajun Inspektur Polisi Dua La Rahman menyatakan bahwa sinergi ini akan terus diperkuat sebagai langkah preventif menjaga keamanan wilayah.
“Kami sangat mendukung langkah yang dilakukan Lapas Wahai. Kolaborasi ini penting untuk memastikan situasi kamtib, khususnya di dalam Lapas, tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Dalam razia tersebut, petugas menyisir seluruh area hunian, mulai dari lemari, tempat tidur, hingga fasilitas sanitasi. Warga Binaan tampak kooperatif mengikuti arahan petugas, tanpa adanya penolakan maupun tindakan provokatif.
Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang, yakni tiga paku, satu alat cukur, satu botol kaca, dan dua butir obat. Seluruh barang temuan telah didata dan akan dimusnahkan sesuai prosedur.
Atas pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.
“Saya berharap pendekatan humanis seperti ini terus dipertahankan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan pengarahan kepada Warga Binaan terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kepatuhan terhadap aturan. Hingga razia selesai, situasi Lapas Wahai tetap aman, tertib, dan terkendali.(CMMl/**)