Sidak Wartelsuspas, Lapas Wahai Pastikan Fasilitas Komunikasi Steril dari Penyalahgunaan
- Administrator
- Kamis, 23 April 2026 12:42
- 4 Lihat
- HUKUM
Wahai,CM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dan sterilisasi pada area Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas), Kamis (23/04-26). Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menutup celah praktik penipuan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lapas.
Diketahui, dalam pers releasen yang diterima Redaksi Citra Maluku, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban (Kasubsi Kamtib), Usman Bakri, bersama jajaran petugas pengamanan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap perangkat komunikasi yang digunakan, termasuk pengecekan fitur, riwayat penelusuran (browsing), serta daftar panggilan pada handphone Wartelsuspas.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya aplikasi ilegal, akses ke situs terlarang, maupun indikasi penyalahgunaan lainnya. Seluruh perangkat dipastikan berada dalam kondisi aman dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
“Wartelsuspas harus dimanfaatkan secara tepat sebagai sarana komunikasi antara Warga Binaan dan keluarga. Kami berkomitmen menutup segala celah penyalahgunaan, termasuk potensi penipuan melalui alat komunikasi,” tegasnya.
Sementara itu, Usman Bakri menjelaskan bahwa sterilisasi dilakukan secara detail guna memastikan seluruh fasilitas komunikasi tetap aman.
“Kami memastikan setiap perangkat bersih dari potensi penyimpangan. Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan seluruh perangkat dalam kondisi standar dan tidak ditemukan pelanggaran,” jelasnya.
Apresiasi turut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai langkah yang dilakukan Lapas Wahai sebagai bentuk implementasi nyata dari upaya menjaga integritas di lingkungan Pemasyarakatan.
“Deteksi dini seperti ini sangat penting untuk memastikan fasilitas negara tidak disalahgunakan. Integritas dalam layanan, khususnya pada area sensitif, menjadi kunci utama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Wahai menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan serta memastikan seluruh layanan berjalan sesuai aturan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.(CM/Ml/**)