Detail Berita

Kantor Bahasa Maluku Gelar Pemilihan Duta Bahasa 2024

Kantor Bahasa Maluku Gelar Pemilihan Duta Bahasa 2024

10 Mei 2024 18:56
Administrator
26 Lihat

Ambon, CM- Kantor Bahasa Maluku di Ambon menggelar Pemilihan Duta Bahasa Tahun 2024 yang diikuti 15 peserta putri dan 15 putra. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kantor tersebut, Jumat (10/5/24).

Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten III Setda, Robby Sapulette mengungkapkan, kegiatan ini berfungsi untuk mengembangkan kemampuan generasi muda daerah ini dalam menguasai bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing.

“Apalagi ditengah-tengah tantangan pergaulan dan berbangsa yakni suku bangsa, dan budaya serta bahasa daerah seharusnya mempertahankan jati diri bangsa,” ungkapnya.

Dikatakan, besar harapan Wattimena, agar para generasi muda bangsa ini dapat berbangga, dan memahami bahasa Indonesia, dan bahasa ibu (Daerah). Serta Bahasa Asing di ruang publik, guna menjawab tantangan di era globalisasi saat ini.

Putra-putri finalis duta Bahasa Provinsi Maluku, akan diseleksi untuk melaju ke tingkat nasional. Oleh sebab itu, diminta keseriusan para kontestan dalam mengikuti ajang tersebut agar Provinsi ini dapat melahirkan generasi muda yang berkualitas dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

“Lewat acara ini saya berharap akan lahir duta-duta bahasa yang berkualitas yang mampu membanggakan kota Ambon Maluku, di kancah Nasional dan Internasinal,” pungkasnya.

Malam Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Maluku, juga turut dihadiri oleh Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena.(CM/***)

 

Komentar

0 Komentar

Berita Terkait

21 Oktober 2026

Ambon, CM- Proyek pembangunan Dermaga TNI AL yang berlokasi di Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon Maluku terancam molor

13 Oktober 2026

Ambon, CM- Kebakaran terjadi di kawasan Batu Meja, RT 004/RW 004,Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (13/10/2026) pagi. Kebakaran diduga bermula ketika

05 Oktober 2026

Ambon, CM- Kebakaran lahan kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Ambon. Kondisi kemarau yang membuat vegetasi mengering dinilai memperbesar risiko api