post image

Api Mengganas di Musim Kemarau,Wattimena Minta Warga Ambon Tak Bakar Lahan

  • Administrator
  • 05 Okt 2026
  • RAGAM
  • 9 Lihat

AMBON,CM— Kebakaran lahan kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Ambon. Kondisi kemarau yang membuat vegetasi mengering dinilai memperbesar risiko api meluas dan sulit dikendalikan.

Walilota Kota Ambon,Bodewin.M.Wattimena mengingatkan masyarakat agar menghentikan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar.

Aktivitas pembakaran lahan diduga menjadi salah satu pemicu kebakaran yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Api yang semula digunakan untuk membersihkan lahan dapat dengan cepat menjalar ke kawasan lain, terutama saat kondisi tanah dan tumbuhan kering,ujarnya kepada Wartawan di Ambon,Senin ( 5/10/2026)

Wattimena meminta masyarakat tidak mengambil risiko dengan membakar lahan maupun sampah di tengah kondisi cuaca saat ini.

Selain mengancam lingkungan, kebakaran juga berdampak terhadap kualitas udara. Asap yang ditimbulkan berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan terhadap gangguan pernapasan.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Ambon telah membagikan masker kepada masyarakat. Warga juga diimbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Sementara itu,Ia mengatakan petugas Pemadam Kebakaran Kota Ambon harus bekerja ekstra menghadapi kebakaran yang terjadi hampir setiap hari. Personel dan armada terus disiagakan, termasuk melakukan penyiraman di sejumlah lokasi guna mencegah api kembali membesar.

Kondisi kemarau juga berdampak pada ketersediaan air bersih. Debit air yang menurun membuat masyarakat diminta menghemat penggunaan air sekaligus menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Wattimena juga meminta Kecamatan Nusaniwe membuat laporan resmi terkait dugaan aktivitas pembakaran lahan. Laporan tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi sesuai aturan dan kewenangan yang berlaku

Ia menilai penanganan kebakaran tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas Damkar,tegasnya

Kesadaran masyarakat menjadi faktor penting untuk memutus rantai kebakaran. Jika pembakaran lahan dan sampah masih dilakukan sembarangan, potensi kebakaran akan terus meningkat, terutama selama musim kemarau. ( CM/ML) 

0 Komen