post image

Lapas Namlea Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengunjung

  • Administrator
  • 10 Sep 2026
  • DAERAH
  • 12 Lihat

Namlea,CM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan bagi warga binaan, tetapi turut membuka akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang datang berkunjung.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pengunjung dan keluarga warga binaan di area layanan kunjungan Lapas Namlea, Kamis (10/9).

Layanan ini menjadi bagian dari implementasi program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) sekaligus dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit.

Dalam pelaksanaannya, petugas Klinik Pratama Lapas Namlea bersama perawat dari peserta magang memberikan pemeriksaan kesehatan dasar kepada para pengunjung. Pemeriksaan dilakukan secara gratis dan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Namlea, Sofian Ahmad, mengatakan layanan tersebut merupakan bentuk keterbukaan Lapas dalam memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar.

“Layanan CKG merupakan program layanan kesehatan dari Lapas Namlea untuk masyarakat luar maupun juga warga binaan sendiri. Layanan ini kami buka setiap pada jam kantor aktif dan dilaksanakan tanpa dipungut biaya apapun,” ujar Sofian.

Ia menjelaskan, layanan kesehatan tersebut dibuka secara rutin dan terjadwal sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan dasar ketika berada di lingkungan Lapas.

Sementara itu, Petugas Klinik Pratama Lapas Namlea, Fransky Uneputty, menyampaikan bahwa pemeriksaan yang diberikan mencakup pengecekan gula darah dan tekanan darah.

Menurutnya, kedua pemeriksaan tersebut penting dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih memperhatikan pola hidup sehat.

“Pemeriksaan yang kami lakukan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kadar gula darah dan tekanan darah normal. Apabila tidak dijaga, dua faktor itu bisa memicu berbagai penyakit berbahaya dan gangguan kesehatan,” jelas Fransky.

Melalui layanan tersebut, Lapas Namlea berupaya memperluas manfaat program kesehatan tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat yang berinteraksi langsung dengan lingkungan pemasyarakatan.

Program CKG sendiri merupakan salah satu program yang diusung Kemenimipas dan dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di berbagai daerah.

Kehadiran layanan kesehatan gratis di Lapas Namlea sekaligus menjadi bentuk nyata bahwa pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pembinaan warga binaan, tetapi juga mengambil peran dalam memberikan pelayanan dan kontribusi bagi masyarakat. ( CM/ML/**)

0 Komen