post image

Dari Membaca hingga Berhitung, Lapas Dobo Petakan Kemampuan Warga Binaan

  • Administrator
  • 07 Sep 2026
  • DAERAH
  • 24 Lihat

DOBO,CM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo mulai memetakan kemampuan dasar pendidikan warga binaan melalui asesmen diagnostik membaca, menulis, dan berhitung (calistung), Senin (7/9). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan program pembinaan pendidikan diberikan sesuai kebutuhan masing-masing warga binaan.

Asesmen dilaksanakan oleh peserta magang di Lapas Dobo dengan mengukur kemampuan dasar warga binaan pada tiga aspek, yakni membaca, menulis, dan berhitung. Pemetaan dilakukan secara bertahap untuk mengetahui tingkat penguasaan materi sekaligus mengidentifikasi kemampuan yang masih membutuhkan pendampingan.

Pada kemampuan membaca, penilaian mencakup pengenalan huruf, membaca suku kata dan kata, hingga membaca kalimat serta memahami bacaan sederhana. Sementara pada aspek menulis, warga binaan dinilai berdasarkan kemampuan mengenal dan menulis huruf, menyalin kata, menulis berdasarkan dikte, hingga menyusun kalimat sederhana.

Adapun kemampuan berhitung meliputi pengenalan dan penulisan angka, pengurutan bilangan, operasi hitung dasar, serta penerapan kemampuan berhitung dalam situasi sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mengukur kemampuan, tetapi juga membangun suasana belajar yang nyaman bagi warga binaan. Melalui pemetaan awal, warga binaan dapat mengikuti proses pembelajaran sesuai tingkat kemampuannya tanpa merasa malu maupun takut untuk kembali belajar.

Hasil asesmen selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan program pembelajaran yang lebih terarah. Materi akan diberikan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan awal setiap warga binaan agar proses pembinaan dapat berlangsung secara efektif, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Dobo akan menggelar bimbingan belajar (bimbel) calistung sebanyak dua kali dalam sepekan. Program ini diharapkan dapat membantu warga binaan meningkatkan kemampuan dasar secara konsisten melalui latihan dan pendampingan yang berkesinambungan.

Pembinaan pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Dobo memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dasar kepada warga binaan. Kemampuan yang diperoleh selama menjalani masa pidana diharapkan dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Belajar tidak mengenal kata terlambat. Setiap huruf yang berhasil dibaca, setiap kata yang mampu ditulis, dan setiap angka yang berhasil dihitung menjadi bagian dari proses kecil menuju perubahan dan kemandirian yang lebih baik. (CM/ML/**)

0 Komen