Wali Kota Ambon Serahkan Bantuan Sarana Perikanan, Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Pembudidaya

  • Administrator
  • Selasa, 28 Juli 2026 09:25
  • 10 Lihat
  • PEMERINTAHAN

Ambon, CM - Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan kepada kelompok nelayan dan pembudidaya ikan di kawasan bawah Jembatan Merah Putih (JMP), Desa Galala, Selasa (28/7/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kegiatan tersebut dihadiri, Wakil Wali Kota Ely Toisutta, Sekretaris Kota Robby Sapulette, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, Wakil Ketua I DPRD Gerald Mailoa, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wattimena menegaskan bahwa bantuan hanya diberikan kepada nelayan yang telah memiliki kartu nelayan dan terdaftar secara resmi di Kota Ambon. Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

"Peralatan ini kami berikan khusus kepada nelayan yang sudah memiliki kartu nelayan dan terdaftar resmi di Kota Ambon. Saya selalu meminta Dinas Perikanan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh kelompok usaha nelayan yang berhak," ujar Wattimena.

Ia menjelaskan, penyediaan alat tangkap diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mereka.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, akan terus melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor sebagai upaya menekan angka kemiskinan, baik melalui bantuan sosial maupun dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Wattimena jugamengingatkan para penerima agar tidak menjual kembali bantuan yang telah diberikan pemerintah.

"Kalau bantuan ini dijual, maka tujuan kita untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan tidak akan tercapai. Karena itu saya berharap seluruh bantuan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat," tegasnya.

Selain program bantuan peralatan, Pemerintah Kota Ambon juga akan melaksanakan Program Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi, yakni Negeri Lutung, Negeri Latuhalat, Negeri Laha, dan Negeri Mamala. Program tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem perikanan yang terintegrasi, mulai dari penangkapan, pengelolaan hingga pemasaran hasil perikanan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Henly Claudya Simatauw, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Perikanan Tahun Anggaran 2026 yang didanai melalui APBD Kota Ambon.

Ia menyebutkan, bantuan yang disalurkan meliputi 10 unit pancing tonda untuk 10 Kelompok Usaha Bersama (KUB), 3 unit mesin tempel 40 PK beserta perlengkapannya, serta 1 unit rumpon untuk satu KUB. Selain itu, Dinas Perikanan juga menyerahkan Elektronik Buku Kapal Perikanan (E-BKP) kepada 65 kapal perikanan sebagai dokumen digital yang memuat data kapal, perizinan, hasil tangkapan, serta menjadi syarat memperoleh rekomendasi pembelian BBM bersubsidi.

Di sektor budidaya, pemerintah menyalurkan bantuan berupa keramba jaring apung dan 6.895 kilogram pakan ikan kepada 30 kelompok pembudidaya ikan.

Menurut Henly, program tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Ambon dalam memberdayakan nelayan dan pembudidaya, meningkatkan produktivitas sektor perikanan, serta mendukung Program Prioritas Kota Ambon 2025–2029 di bidang pengelolaan perikanan dan budidaya melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil produksi, memperkuat usaha perikanan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon.(CM/JP)

Komentar

0 Komentar