Sambut HUT ke-451 Kota Ambon, Pemkot Galakkan Gerakan Tanam Gadihu dan Percepat Penerapan IKD
- Administrator
- Jumat, 24 Juli 2026 09:18
- 6 Lihat
- PEMERINTAHAN
Ambon, CM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menginisiasi Gerakan Tanam Gadihu (GERTAG) sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon. Aksi penghijauan tersebut dilaksanakan di sejumlah ruang publik, termasuk di sepanjang Jalan A.Y. Patty dan beberapa kawasan ruang terbuka hijau, Jumat (24/7/2026).
Sebelum kegiatan penanaman dimulai, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, memimpin apel pagi yang diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat struktural dan fungsional, serta Tim Penggerak PKK Kota Ambon.
Dalam arahannya, Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan gerakan penghijauan sekaligus mendukung percepatan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan ASN tidak hanya sebatas menanam pohon, tetapi juga memastikan tanaman yang telah ditanam dirawat secara berkelanjutan agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
"Penghijauan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan simbolis. Tanaman yang sudah ditanam harus dipelihara bersama sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, indah, dan nyaman," ujar Wattimena.
Ia menjelaskan, tanaman Gadihu dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, mudah diperoleh, biaya penanaman yang relatif terjangkau, serta merupakan tanaman lokal yang tidak merusak trotoar maupun fasilitas umum. Kehadirannya juga diyakini mampu mempercantik kawasan perkotaan sekaligus memperkuat identitas Kota Ambon.
Wattimena mengakui bahwa keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi membuat pemerintah daerah harus lebih kreatif dalam menjalankan program penghijauan. Karena itu, pemanfaatan tanaman lokal seperti Gadihu dinilai menjadi solusi yang efektif dan ekonomis.
"Di tengah keterbatasan fiskal, kita memaksimalkan potensi yang ada di daerah. Gadihu mudah didapat, biaya penanamannya rendah, dan mampu memberikan nilai estetika bagi kota. Ini menjadi langkah yang baik untuk menjaga keindahan Ambon," katanya.
Untuk menjaga keberlangsungan program tersebut, Wali Kota meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) bersama perangkat daerah terkait melakukan perawatan rutin serta pengawasan agar tanaman yang telah ditanam tetap tumbuh dengan baik.
Selain menyoroti penghijauan, Wattimena kembali mengingatkan pentingnya percepatan penggunaan Identitas Kependudukan Digital. Ia menilai ASN harus menjadi contoh dalam memanfaatkan layanan administrasi berbasis digital sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan efisien.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-451 Kota Ambon, Christian Tukloy, mengatakan Gerakan Tanam Gadihu merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian perayaan hari jadi kota. Kegiatan tersebut mengusung tema "Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju", sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, melalui gerakan ini pemerintah ingin menumbuhkan semangat gotong royong dalam menciptakan kota yang bersih, hijau, dan tertata, sekaligus memperluas ruang terbuka hijau demi menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Ambon berharap Gerakan Tanam Gadihu dapat berjalan berkesinambungan seiring dengan percepatan implementasi Identitas Kependudukan Digital. Kedua program tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya Ambon sebagai kota yang asri, tertata, dan didukung pelayanan publik berbasis digital menjelang peringatan HUT ke-451 Kota Ambon.(CM/JP)