Peserta Magang Lapas Wahai Hadirkan Inovasi PINTER dan Kader Duta Sehat

  • Administrator
  • Senin, 25 Mei 2026 17:52
  • 11 Lihat
  • DAERAH

Wahai,CM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Wahai mengapresiasi tiga peserta magang atas lahirnya dua program inovasi baru, yakni Papan Informasi Terintegrasi (PINTER) dan pembentukan Kader Duta Sehat melalui jalur pijat refleksi kaki di lingkungan lapas. Paparan akuntabilitas peserta Magang Batch II Kementerian Tenaga Kerja tersebut berlangsung di Aula Lapas, Sabtu (23/5).

Inovasi PINTER yang disusun oleh dua peserta magang, Ahmad dan Dilan Resina Sumata, hadir sebagai media informasi terpadu untuk memusatkan data administratif. Sistem ini mengintegrasikan jadwal perwira piket, jadwal petugas pengamanan, aturan pakaian dinas mingguan, hingga akses Survei Penilaian Integritas yang sebelumnya masih menggunakan papan informasi fisik menjadi platform papan digital.

Melalui media terpusat tersebut, petugas dapat mengakses data operasional secara cepat dan akurat sehingga meminimalisasi keterlambatan informasi maupun miskomunikasi akibat penyampaian manual.

Sementara itu, program pembentukan Kader Duta Sehat melalui jalur pijat refleksi kaki digagas oleh peserta magang lainnya, Moh. Dahyu Keliobas. Program ini bertujuan memberdayakan sejumlah warga binaan terpilih menjadi kader kesehatan setelah mendapatkan pelatihan dasar kesehatan dan demonstrasi penggunaan jalur batu refleksi.

Para kader bertugas mengedukasi, mengarahkan, serta mendampingi warga binaan lain untuk rutin berjalan di atas jalur batu refleksi guna menstimulasi titik saraf telapak kaki, melancarkan peredaran darah, mereduksi stres, dan menjaga kebugaran tubuh selama menjalani masa pidana.

Kepala Urusan Tata Usaha, Abdul Azis, selaku mentor inovasi PINTER menjelaskan sistem informasi terintegrasi tersebut memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan dan transparansi kinerja petugas.

“Sebelum ada PINTER, penyampaian jadwal dinas dan instruksi kerja masih bersifat lisan atau parsial sehingga rawan miskomunikasi. Sekarang, semua petugas bisa mengakses informasi kerja secara cepat, akurat, dan transparan di satu tempat strategis yang secara otomatis meningkatkan profesionalisme serta ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya.

Dari sisi pembinaan, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menilai pembentukan Kader Duta Sehat menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan kepedulian sosial secara mandiri di dalam blok hunian.

“Kami tidak hanya fokus pada pembinaan kepribadian rohani atau pembinaan kemandirian kerja, tetapi juga kesehatan fisik dan mental warga binaan. Melalui jalur pijat refleksi ini, para kader yang sudah dilatih dapat membantu mengedukasi dan mendampingi rekan-rekannya secara langsung. Ini sangat baik untuk mereduksi tingkat stres serta melatih jiwa kepemimpinan warga binaan sebelum kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan para peserta magang yang dinilai mampu menjawab tantangan efektivitas dan efisiensi kerja sekaligus memperkuat sistem pembinaan di lapas.

“Adanya kedua inovasi ini merupakan langkah maju yang nyata dan kontributif bagi Lapas Wahai. PINTER berhasil memotong jalur birokrasi komunikasi manual, sedangkan Kader Duta Sehat memberikan warna baru dalam pemenuhan hak kesehatan warga binaan agar mereka lebih produktif dan disiplin selama menjalani masa pidana,” pujinya.

Saat ini, papan informasi PINTER telah ditempatkan di lokasi strategis yang mudah diakses seluruh petugas. Di sisi lain, aktivitas pemanfaatan fasilitas jalur batu refleksi oleh Kader Duta Sehat mulai dijadwalkan secara berkala sebagai agenda rutin pembinaan jasmani di lingkungan Lapas Wahai.

“Terima kasih kepada peserta magang atas dedikasi, semangat belajar, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama mengabdi di Lapas Wahai. Semoga pengalaman ini menjadi batu loncatan yang berharga untuk meraih masa depan terbaik. See you on top, calon-calon pemimpin masa depan,” pungkas Tersih.(CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar