Tes Urine dan Skrining Kesehatan Warga Binaan Baru, Lapas Wahai Pastikan Bebas Narkoba

  • Administrator
  • Selasa, 19 Mei 2026 20:14
  • 11 Lihat
  • KESEHATAN

Wahai,CM — Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Wahai melaksanakan tes urine dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap seorang Warga Binaan baru berinisial RHT, Selasa (19/5) malam. Langkah ini dilakukan sebagai deteksi dini guna memastikan penghuni baru yang masuk ke blok hunian bebas dari narkotika serta dalam kondisi kesehatan yang baik.

Pemeriksaan yang berlangsung di ruang layanan kesehatan Lapas tersebut meliputi tes urine untuk mendeteksi zat adiktif serta pemeriksaan fisik dasar seperti tekanan darah dan riwayat penyakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Warga Binaan baru tersebut dinyatakan sehat secara jasmani dan tidak memiliki riwayat penyakit bawaan.

Petugas Kesehatan Lapas Wahai, Fitri Rianti, menyampaikan bahwa hasil tes urine menunjukkan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkotika.

“Kami telah melakukan tes urine secara menyeluruh terhadap RHT dan hasilnya negatif dari segala jenis zat narkotika. Selain itu, pemeriksaan kesehatan fisik lainnya juga menunjukkan kondisi yang sangat baik dan yang bersangkutan tidak memiliki riwayat sakit apa pun,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dan tes urine merupakan prosedur wajib bagi setiap Warga Binaan yang baru masuk ke Lapas Wahai.

“Setiap Warga Binaan baru harus melewati tahapan skrining kesehatan sebelum berbaur dengan Warga Binaan lainnya di blok. Pengetahuan mengenai riwayat kesehatan dan status bebas narkoba sangat penting bagi kami untuk menentukan langkah pembinaan kepribadian maupun kemandirian selanjutnya,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga lingkungan Lapas tetap aman dan bersih dari peredaran gelap narkoba.

“Deteksi dini yang konsisten, bahkan pada malam hari saat menerima Warga Binaan baru, adalah kunci utama dalam mencegah masuknya barang terlarang. Kami tidak akan melonggarkan pengawasan sedikit pun demi memastikan Lapas Wahai tetap dalam keadaan aman dan proses pembinaan berjalan optimal,” tegasnya.

Seluruh hasil pemeriksaan kesehatan tersebut turut didokumentasikan sebagai data rekam medis awal Warga Binaan guna mempermudah pemantauan kondisi fisik selama menjalani masa pidana di Lapas Wahai.( CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar