Lapas Piru Kembangkan Budidaya Ikan Nila, Perkuat Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan

  • Administrator
  • Rabu, 17 Juni 2026 09:10
  • 1 Lihat
  • DAERAH

Piru,CM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus memperluas program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui berbagai kegiatan produktif. Salah satu inovasi terbaru yang tengah dikembangkan adalah pembangunan kolam budidaya ikan air tawar sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan, Rabu (17/6).

Pembangunan kolam yang dikerjakan secara gotong royong oleh petugas dan Warga Binaan tersebut diproyeksikan menjadi sarana budidaya ikan nila. Selain dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pangan di lingkungan Lapas, keberadaan kolam ini juga diharapkan menjadi media pembelajaran keterampilan perikanan bagi Warga Binaan.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa program budidaya ikan air tawar merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan potensi yang tersedia sekaligus menambah variasi kegiatan pembinaan yang bersifat produktif.

“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan dapat mempelajari tahapan budidaya ikan secara langsung, mulai dari pembuatan kolam, pemeliharaan hingga proses panen. Keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat dan dapat dikembangkan sebagai peluang usaha setelah mereka kembali ke masyarakat,” ungkap Mustafa.

Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa pengembangan sektor perikanan merupakan bagian dari komitmen Lapas Piru dalam menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya mendidik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

“Budidaya ikan air tawar menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan produktivitas Warga Binaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan mampu memberikan pengalaman kerja yang bernilai sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Hery.

Dengan hadirnya program budidaya ikan nila ini, Lapas Piru berharap pembinaan kemandirian dapat semakin optimal serta sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang berdampak dan berkesinambungan. Ke depan, program tersebut ditargetkan menjadi salah satu kegiatan unggulan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan maupun lingkungan Lapas.( CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar