Tiga Kandidat Sekot Ambon Daftar Diri, Tatakelola Adminitrasi dan Keuangan Ditangan Sekot Masa Depan
- Administrator
- Selasa, 14 April 2026 17:36
- 55 Lihat
- PEMERINTAHAN
Ambon,CM- Pasca diumumkan proses seleksi Kepala Administrasi Daerah Kota Ambon, Sekot Ambon, oleh Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota Bodiwin Wattimena secara secara bertahab pada minggu pertama dan minggu kedua bulan April 2026, masing – masing Apries Gaspersz yang saat ini menjabat sebagai kepala Dinas DLHP Kota Ambon dilanjutkan dengan Stev Dominggus selaku kepala BKD Kota dan tepat pada tanggal 14 April Pj Sekot Kota Ambon saat ini, Robby Sapulette melakukan pendaftara.
Kepada Citra Maluku, Apries Gaspersz usai mendaftarkan diri pada Kamis, (9-04/26) menegaskan disini saya bersama staf dan rekan-rekan semua mengikuti apa yang sudah menjadi persyaratan kita hari ini untuk mengikuti jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan Sekretaris Daerah Kota Ambon. Semua persyaratan administrasi yang disyaratkan telah kita sampaikan kepada panitia.
Bahkan Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia seleksi yang telah menerima berkasnya dengan baik.

“Panitia juga kami mengucapkan terima kasih sudah menyambut kami dengan baik dan menerima segala berkas-berkas yang menjadi persyaratan pendaftaran di hari ini,” ujarnya.
Apries berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar hingga menghasilkan figur terbaik bagi Kota Ambon.
“Semoga proses-proses berikutnya dapat berjalan dengan baik dan pada akhirnya akan menentukan siapa yang akan menjadi Sekretaris Kota Ambon untuk kota Ambon yang lebih baik ke depan,” katanya.
Menurutnya, kemajuan Kota Ambon sangat bergantung pada pembenahan birokrasi dan komitmen bersama untuk membangun daerah.
“Intinya adalah Kota Ambon adalah kota yang kita cintai bersama. Kita harus melakukan sesuatu kepada kota ini sehingga kota ini bisa lebih maju dan kemudian bisa setara dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia. Birokrasi itu penting, kita harus istilahnya memperkecil hujannya dan memperbesar payungnya,” jelasnya.
Selain itu, pada posisi pendaftaran kedua tanggal 13 april 2026, Steven Dominggus daftar seleksi yang mana dirinya saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon. Dalam keterangan usai mendaftar dirinya menyampaikan, bahwa kesempatan ini merupakan bagian dari kebijakan yang dibuka oleh Wali Kota Ambon bersama Wakil Wali Kota Ambon, di mana seluruh aparatur yang memenuhi syarat diberikan peluang untuk mendaftar.
“Ini kesempatan yang diberikan oleh Pak Wali dan Ibu Wakil, dan dalam proses ini sudah terbuka serta memungkinkan untuk pendaftaran. Kita mencoba untuk mendaftar karena merasa persyaratan yang ada bisa menjadi rujukan,” ujarnya.

Steven menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan. Ia berharap, melalui tahapan seleksi ini, akan terpilih sosok Sekretaris Kota definitif yang mampu membantu kinerja pemerintah kota.
Menurutnya, siapapun yang nantinya ditunjuk oleh Wali Kota akan menjadi Sekkot definitif, namun seluruh proses tetap harus melalui mekanisme seleksi yang berlaku.
“Siapapun boleh mendaftar selama memenuhi persyaratan. Untuk hasilnya, kita serahkan kepada panitia seleksi (pansel), asesor, dan tentu user-nya adalah Pak Wali Kota,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya akan mengikuti setiap tahapan dengan penuh komitmen serta menjunjung tinggi prosedur yang berlaku.
“Kita ikuti semua tahapan dan prosedur yang ada. Semangat,” tutupnya.
Dikesepatan yang sama pada tanggal 14 April 2026, Robby Sapulette daftar Sekkot, dari patauwan Sapulette tiba di ruang Unit Layanan Administrasi (ULA) sekitar pukul 16.45 WIT dengan membawa berkas persyaratan lengkap. Kehadirannya menambah daftar calon yang siap bersaing dalam proses seleksi Sekkot Ambon.
Kepada Citra Maluku, Sapulette menegaskan bahwa keikutsertaannya bukan semata untuk berkompetisi, melainkan sebagai bentuk panggilan pengabdian.

“Ini bukan sekadar persaingan jabatan. Kalau Tuhan berkehendak, beta bisa jadi Sekkot, itu pasti terjadi. Semua sudah ada dalam rencana-Nya,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh proses seleksi akan dijalaninya dengan penuh tanggung jawab, sesuai aturan yang berlaku. Seluruh dokumen yang dipersyaratkan pun telah dipastikan lengkap.
Lebih lanjut, Sapulette menilai banyaknya kandidat yang ikut serta justru menjadi hal yang positif. Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang untuk mendapatkan sosok terbaik bagi Kota Ambon.
“Semakin banyak yang ikut, semakin baik. Dari situ bisa dipilih yang benar-benar terbaik untuk kota ini,” pungkasnya. ( CM / ML/JP)