Razia Rutin Lapas Piru, Petugas Temukan Sejumlah Barang Terlarang di Kamar Hunian Warga Binaan

  • Administrator
  • Jumat, 12 Juni 2026 11:11
  • 10 Lihat
  • HUKUM

Piru, CM – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru melalui pelaksanaan razia dan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan, Jumat (12/6). Kegiatan yang berlangsung di seluruh blok hunian tersebut dipimpin oleh jajaran Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) bersama Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP).

Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa barang yang tidak seharusnya berada di kamar hunian, antara lain satu buah silet, dua sendok besi, satu skrup, tiga kaleng rokok, serta satu botol parfum.

Seluruh barang yang ditemukan langsung diamankan oleh petugas untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi penyalahgunaan barang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan lapas.

Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Piru, Hendro Suatrian, mengatakan bahwa razia merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari strategi pencegahan gangguan kamtib.

"Melalui kegiatan ini kami memastikan tidak ada barang-barang yang dapat membahayakan keamanan maupun mengganggu ketertiban di dalam lapas. Deteksi dini menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif," ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala KPLP Lapas Piru, Arifin Arif, menegaskan bahwa setiap proses penggeledahan dilaksanakan secara profesional, humanis, dan berpedoman pada standar operasional yang berlaku.

"Kami tetap mengedepankan pendekatan yang menghormati hak-hak warga binaan. Pengawasan yang dilakukan secara konsisten sangat penting untuk menciptakan budaya tertib serta menjaga stabilitas keamanan lapas," katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa terciptanya kondisi lapas yang aman dan tertib merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan program pembinaan bagi warga binaan.

Menurutnya, razia rutin akan terus digelar sebagai bentuk komitmen Lapas Piru dalam memperkuat sistem pengamanan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif.

"Keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama dalam pelaksanaan pembinaan. Oleh karena itu, kegiatan pengawasan dan penggeledahan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas lapas," tegas Hery.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Piru kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal. Seluruh barang hasil temuan selanjutnya akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.(CM/ML/**)

Komentar

0 Komentar