Lima Pegawai Lapas Saparua Resmi Jadi PNS, Siap Perkuat Integritas dan Pelayanan Pemasyarakatan
- Administrator
- Kamis, 11 Juni 2026 20:03
- 5 Lihat
- DAERAH
Saparua, CM– Lima pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua resmi menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan janji PNS yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Kamis (11/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Kelas II Ambon tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, dan diikuti oleh 85 pegawai pemasyarakatan yang telah memenuhi syarat untuk diangkat sebagai PNS.
Pengambilan sumpah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier para pegawai, sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab yang lebih besar sebagai aparatur negara. Dengan status baru tersebut, para pegawai diharapkan mampu menunjukkan profesionalisme, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan serta pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Ricky Dwi Biantoro menekankan bahwa sumpah PNS merupakan bentuk komitmen untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Ia mengingatkan seluruh pegawai agar senantiasa menjunjung tinggi etika profesi, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga nama baik institusi melalui kinerja yang berkualitas.
Menurutnya, penguatan integritas menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih dan terpercaya. Karena itu, seluruh pegawai diminta untuk menjauhi berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra organisasi dan menghambat upaya reformasi birokrasi.
Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan apresiasi kepada lima pegawainya yang telah resmi menjadi PNS. Ia berharap status baru tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan dedikasi dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.
"Menjadi PNS bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Saya berharap seluruh pegawai yang baru diambil sumpahnya dapat terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta warga binaan," ujar Pramuaji.
Sementara itu, salah satu pegawai yang mengikuti pengambilan sumpah, Khaidir Ali, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menilai momen tersebut menjadi penyemangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
"Ini menjadi amanah yang harus saya jaga dengan baik. Saya berkomitmen untuk bekerja lebih disiplin, profesional, dan memberikan manfaat bagi institusi serta masyarakat," katanya.
Melalui pengambilan sumpah ini, Lapas Kelas III Saparua berharap para PNS yang baru diangkat dapat menjadi sumber daya manusia yang berintegritas, adaptif, dan mampu mendukung terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(CM/ML/**)