Si Penelpon Misterius Bongkar Tiga Pekan Tim Lakukan Penyidikan SK Bodong, Tutupi “Borok” Oknum-Oknum Di Lingkaran BKSDM Kota Ambon
Ambon, CM- Tepat hari ini tanggal 06 November 2026 akhir dari tim penyelidikan yang dibentuk Inspektorat Kota Ambon atas perintah Walikota Ambon, Bodewin Wattimena untuk membongkar kasus SK bodong yang menyeret kurang lebih 20 pegawai ASN lingkup Pemerintah kota Ambon dalam kepangkatan (golongan).
Namun hasil yang selama ini ditunggu-tunggu publik untuk mendapatkan kepastian siapa-siapa yang memiliki andil pada proses penerbitan SK Bodong yang nama asus Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat bodong yang mencatut nama dan tanda tangan elektronik Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa terjadi di lingkungan pemerintah Kota Ambon, dibongkar si penelepon mesterius.
Dalam percakapan si penelpon mesterius, ia membeberkan pada akhirnya yang nantinya akan menjadi tersangka dalam penerbitan Sk bodong dilingkup pemerintah kota ambon adalah GS. Dan itu semata-mata untuk menutupi kesalahan oknum-oknum yang ada pada lingkaran organisasi perangkat daerah (OPD) BKSDM Kota Ambon yang nota bene adalah ASN.
Bahkan si penelpon mesterius tersebut juga menekankan kepada GS bahwa semua ini adalah kesalahan yang bersangkutan atas semua bukti dan keterangan yang telah dibeberkan dirinya di penyidik inspektorat kota ambon saat menjalani pemeriksaan.
Pembicaraan Penelpon (X) dengan Nomor: 0823XXXX7565
“Dari investigasi yang akan dipublikasikan Pemerintah Kota bahwa Gita Siregar yang akan dikorbankan karena sudah berani buka suara, tentang GS akan jadi tersangka karena sudah berani membongkar tentang pratik pungli SK yang selama ini ditutup-tutupi. Dan kenapa sampe buka suara begitu ke tim inspektorat? “
“seng perlu tau beta siapa, yang lebih pentingnya G siap diri untuk hasil keterangan Pers daeriPemKot nanti”
“Seng perlu jelaskan hal itu karena suara G seng akan didengar karena G bukan ASN dan hasil besok (hari ini jumat, 06 November 2026) pun bukan lagi tentang SK Bodong tetapi pungli SK yang dilakukan oleh Non ASN yaitu GS. Dengan begitu pemerintah kota beserta ASN nama baik nya akan pulih” singkat si penelpon mesterius.
Diketahu sebelumnya data redaksi Media Grub Citra Maluku mendaptkan sejumlah hasil pemeriksaan yang dinilai sangat-sangat sarat dengan kepentingan oknum-oknum tertentu yang ada bercokol di lingkaran BKSDM Kota Ambon, yang kalau dipublikasikan akan terbongkar pratek-pratek pungli sampai pada masalah SK bodong, kasus P3K dan bahkan SK/sertifikasi UKOM sejumlah ASN yang beberapa bulan lalu dilantik oleh Walikota Ambon menduduki jabatan pegawai Fungsional yang adalah kelompok jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional, berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.
Bahkan tim yang dibentuk oleh inspektorat sendiri juga telihat bahwa anggota tim tidak memiliki pemahaman atau kesamaan pendapat. Yang mana kebenaran yang telah nyata di mata mereka dapat dipengaruhi. Dan proses penyelidikan dilakukan pun hanya berputar pada besar kecil uang yang diterima namun tidak fokus pada sistem proses pengajuan SK sampai penerbitan SK dan tibanya SK itu pada korban-korban yang notabene ASN pemkot itu sendiri.(CM/TIM)
0 Komen