Panen Kangkung Hidroponik, Lapas Wahai Sulap Lahan Sempit Jadi Kebun Produktif
- Administrator
- Senin, 11 Mei 2026 16:12
- 7 Lihat
- RAGAM
Panen Kangkung Hidroponik, Lapas Wahai Sulap Lahan Sempit Jadi Kebun Produktif
Wahai,CM— Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Wahai terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas melalui program pembinaan kemandirian ketahanan pangan. Upaya tersebut diwujudkan dengan panen dua kilogram kangkung hidroponik di area pagar pintu steril Lapas, Senin (11/5). Melalui metode hidroponik, tanaman kangkung tumbuh subur meski berada di area minim lahan yang disulap menjadi kebun produktif.
Kegiatan panen dilakukan langsung oleh Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi bersama staf pembinaan, pengamanan, dan Warga Binaan. Selain memanen, mereka juga meninjau perkembangan tanaman hidroponik yang dibudidayakan di area tersebut. Semangat produktif para Warga Binaan tampak tetap terjaga meski berada dalam keterbatasan sarana dan lahan.
“Melalui program pembinaan kemandirian ini, Warga Binaan dituntut untuk tetap produktif walaupun dengan berbagai keterbatasan yang ada. Pemanfaatan area sempit menjadi kebun hidroponik merupakan bentuk kreativitas dan semangat untuk terus berkarya,” ungkap La Joi.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw menjelaskan, pemanfaatan ruang minimalis di lingkungan Lapas menjadi salah satu bentuk kreativitas dalam menjalankan program pembinaan.
“Kami berupaya memaksimalkan setiap sudut area di Lapas agar memiliki nilai manfaat. Penanaman kangkung hidroponik di area pagar pintu steril ini menjadi contoh bahwa keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan untuk tetap produktif. Hasilnya, hari ini kami memanen dua kilogram kangkung untuk kebutuhan dapur mandiri kami,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan Lapas Wahai dalam mengembangkan program pembinaan berbasis ketahanan pangan.
“Pemanfaatan area terbatas menjadi lahan hidroponik produktif menunjukkan komitmen Lapas Wahai dalam menghadirkan program pembinaan inovatif dan bermanfaat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan sebagai pemberdayaan Warga Binaan,” harapnya.
Program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan di bidang pertanian modern yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Para Warga Binaan dilibatkan langsung dalam proses penanaman, perawatan, hingga panen tanaman hidroponik di bawah pengawasan petugas pembinaan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Wahai berkomitmen untuk terus meningkatkan program pembinaan kemandirian dengan memanfaatkan area yang tersedia secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan sekaligus mendukung kebutuhan operasional Lapas.( CM/ML/**)