post image

100 Pohon Pepaya California Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan Lapas Piru

  • Administrator
  • 31 Agt 2026
  • DAERAH
  • 24 Lihat

Piru,CM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pengembangan sektor pertanian. Kali ini, sebanyak 100 pohon pepaya California ditanam di lahan pertanian Lapas Piru, Senin (31/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus memperluas pengembangan komoditas pertanian produktif di lingkungan Lapas.

Penanaman dilakukan langsung oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas Lapas. Selain bertujuan menghasilkan komoditas pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan praktis di bidang bercocok tanam.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Piru, Ode Mustafa, mengatakan penanaman pepaya California merupakan langkah lanjutan dalam pengembangan potensi pertanian yang selama ini telah dijalankan.

“Penanaman 100 pohon pepaya California ini merupakan pengembangan dari tanaman yang sebelumnya sudah kami budidayakan. Kami ingin kegiatan pertanian ini terus berkembang sehingga lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan menghasilkan,” ujar Mustafa.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu wadah pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.

Melalui keterlibatan langsung dalam setiap proses pertanian, mulai dari penanaman hingga perawatan tanaman, Warga Binaan diharapkan tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Salah seorang Warga Binaan berinisial M mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Baginya, aktivitas bercocok tanam memberikan pengalaman baru sekaligus menjadikan masa pembinaan lebih produktif.

“Menanam seperti ini membuat kami bisa belajar cara merawat tanaman dan bekerja bersama. Kami berharap pohon yang ditanam bisa tumbuh subur dan nantinya menghasilkan buah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa pengembangan pertanian merupakan bentuk komitmen Lapas Piru dalam menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

“Kami terus mendorong agar setiap potensi yang ada di Lapas dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif. Melalui pertanian, Warga Binaan tidak hanya diarahkan untuk aktif berkegiatan, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pidana,” tutur Hery.

Penanaman 100 pohon pepaya California tersebut diharapkan dapat memperluas hasil budidaya pertanian di Lapas Piru serta memperkuat keberlanjutan program pembinaan kemandirian.

Ke depan, Lapas Kelas IIB Piru berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi lahan yang tersedia dengan melibatkan Warga Binaan secara aktif, terarah, dan produktif, sehingga pembinaan yang dijalankan benar-benar dapat menjadi bekal menuju kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas nanti. ( CM/ML/**)

0 Komen