Wali Kota Ambon Ajak Perkuat Kolaborasi, Sistem Hukum Harus Lebih Responsif
- Administrator
- Senin, 27 April 2026 12:28
- 1 Lihat
- PEMERINTAHAN
Ambon, CM – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi dalam membangun sistem hukum yang mampu menjawab perubahan sosial yang terus berlangsung.
Hal ini disampaikan saat dirinya menutup Rapat Nasional Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang digelar di Hotel Santika Premiere Ambon, Senin (27/4/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota turut didampingi sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Ambon, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Ambon.
Pada kesempatan itu, Wattimena menegaskan bahwa forum akademik berskala nasional tidak cukup hanya menjadi ruang pertukaran teori, tetapi harus mampu melahirkan ide-ide konkret yang bisa diterapkan. Ia berharap hasil diskusi yang dihasilkan tidak sekadar menjadi arsip ilmiah, melainkan dapat diimplementasikan dalam bentuk kebijakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, forum seperti ini memiliki peran penting dalam merumuskan gagasan strategis yang mendukung pembangunan, terutama di sektor hukum dan pendidikan tinggi. Pemerintah daerah pun, kata dia, membuka peluang kerja sama yang luas dengan perguruan tinggi, termasuk PTKIN, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang berlandaskan keadilan.
Lebih lanjut, ia menilai kolaborasi antara akademisi dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks, mulai dari bidang hukum, pendidikan hingga ketenagakerjaan. Ia pun optimistis, pemikiran dari kalangan akademisi dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkeadilan.
Selain itu, Wattimena juga mendorong perguruan tinggi untuk terus memperkuat peran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga hasil kajian yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Di akhir sambutannya, ia berharap jejaring yang terbangun dalam forum tersebut dapat terus terjaga dan berkembang, serta memberikan dampak jangka panjang, khususnya bagi kemajuan pendidikan keagamaan Islam di Indonesia.
Ia menambahkan, rapat nasional ini menjadi momen penting dalam menyatukan pandangan para dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN untuk menghadapi tantangan global, sekaligus memperkokoh peran hukum Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.(CM/JP)