Kanwil Ditjenpas Maluku Raih Peringkat Tiga Nasional Lomba Lounge Produk Warga Binaan
- Administrator
- Senin, 27 April 2026 15:19
- 9 Lihat
- RAGAM
Ambon, CM- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam rangka peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Kanwil Ditjenpas Maluku berhasil meraih peringkat ketiga terbaik pada ajang Lomba Lounge Produk Hasil Karya Warga Binaan Pemasyarakatan, Senin (27/4/26)

Dalam pers release yang diterima redaksi Citra Maluku, yang mana penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor PAS-656.SA.05.03 Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 27 April 2026 oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja, dedikasi, inovasi, serta kontribusi jajaran pemasyarakatan dalam mendukung penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang lebih baik. Selain itu, ajang ini juga bertujuan meningkatkan profesionalisme dan motivasi seluruh petugas, sekaligus mendorong warga binaan untuk menghasilkan karya yang bernilai guna dan berdaya saing.
Dalam kompetisi tersebut, berbagai kategori dilombakan, mulai dari lomba logo, cipta souvenir, lounge produk hasil karya warga binaan, lukis, cipta lagu, video glorifikasi, hingga video pendek bertema perang melawan narkoba. Pada kategori lounge produk, Kanwil Ditjenpas Maluku dinilai unggul dalam aspek kreativitas, kualitas produk, serta konsep penyajian yang inovatif.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran serta wujud keberhasilan program pembinaan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk berkarya dan berdaya saing. Kami akan terus mendorong inovasi serta memperkuat pembinaan agar hasil karya mereka semakin berkualitas dan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut berkontribusi, termasuk Kanwil Imigrasi Maluku, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon yang telah menyediakan fasilitas, serta seluruh UPT Pemasyarakatan se-Maluku.
Senada, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Catherian V. Picauly, menegaskan pentingnya sinergi dalam proses pembinaan.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara petugas, stakeholder, dan warga binaan. Pembimbingan yang tepat mampu mengembangkan keterampilan sekaligus membangun kepercayaan diri warga binaan untuk kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan, Zulkifli Bintang, menambahkan bahwa peningkatan kualitas produk menjadi fokus utama.
“Kami terus berupaya meningkatkan standar pembinaan, baik dari sisi keterampilan maupun kualitas hasil karya. Harapannya, produk warga binaan tidak hanya unggul dalam lomba, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dijalankan mampu mendorong warga binaan untuk terus berkarya, berinovasi, serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat.
Ke depan, capaian ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh jajaran pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan, sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan.(CM/Ml/**)