Semangat Kartini Di Lapas Wahai: Berbagi Kasih Untuk Warga Sekitar

Wahai,CM- Semangat emansipasi Raden Ajeng Kartini terasa hangat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai. Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, jajaran Lapas Wahai bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Wahai menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan di sekitar lingkungan Lapas, Selasa (21/4/26).

Dalam pers release yang diterima Citra Maluku, kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi motto Pemasyarakatan, “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”, sekaligus bagian dari rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026 bertema “Pemasyarakatan Kerja Nyata – Pelayanan Prima”.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga yang tengah berjuang secara ekonomi.

“Kartini adalah simbol kekuatan dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan sentuhan kasih kepada masyarakat. Ini adalah refleksi semangat Kartini yang memberi manfaat dan menebar kepedulian,” ujarnya.

Ketua DWP Lapas Wahai, Shelvy Tersih, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan emosional antara Lapas dan masyarakat sekitar, sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial bagi anggota Dharma Wanita.

“Perempuan masa kini harus mampu memberi dampak. Apa yang kami lakukan hari ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan menghadirkan kebahagiaan, sejalan dengan semangat Kartini,” tuturnya.

Apresiasi turut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bukti konsistensi Lapas Wahai dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan ini mencerminkan kepedulian sosial yang nyata dan berkelanjutan. Ini juga memperkuat hubungan harmonis antara Lapas dan masyarakat,” tegasnya.

Salah satu penerima bantuan, Aminah (55), mengaku sangat terharu atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Kalapas dan Ibu-ibu Dharma Wanita. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga kebaikan ini dibalas Tuhan,” ucapnya.

Bantuan berupa paket sembako disalurkan kepada janda kurang mampu dan keluarga Warga Binaan yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan secara langsung ke rumah warga untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Aksi sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Lapas Wahai dalam menghadirkan Pemasyarakatan yang benar-benar bermanfaat bagi lingkungan sekitar.(CM/Ml/**)

 

Komentar

0 Komentar