Final Gawang Mini Meriahkan HBP ke-62, Warga Binaan Lapas Wahai Tunjukkan Sportivitas
- Administrator
- Sabtu, 18 April 2026 17:57
- 8 Lihat
- OLAH RAGA
Wahai, CM- Suasana meriah menyelimuti lapangan blok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai pada Sabtu (18/4/26), saat partai final turnamen gawang mini dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 digelar. Pertandingan puncak ini berlangsung sengit dan menjadi ajang pembuktian sportivitas sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan Lapas.
Dalam pers release yang diterima Citra Maluku, final mempertemukan dua tim terbaik, yakni tim Kamar Enam melawan tim Kamar Dapur. Laga berjalan dengan tensi tinggi, namun tetap menjunjung tinggi prinsip fair play. Sorak sorai penonton yang terdiri dari Warga Binaan dan petugas Lapas turut menambah semangat kedua tim di lapangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Porsenikab (Pekan Olahraga, Seni, Intelektual, Kesadaran Berbangsa dan Bernegara) yang telah dibuka sejak awal April.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, memberikan apresiasi atas semangat dan sportivitas para peserta. Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan.
“Keseruan Porsenikab melalui pertandingan final hari ini harus dibarengi dengan nilai-nilai sportivitas. Yang utama adalah membangun kebersamaan antar Warga Binaan agar program pembinaan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Pertandingan dipimpin oleh Komandan Jaga, Kevin Revualo, yang bertindak sebagai wasit. Ia mampu menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif meski berlangsung ketat.
“Saya bangga melihat kedewasaan para Warga Binaan. Meski pertandingan berjalan dengan tensi tinggi, mereka tetap mampu mengontrol emosi dan menghormati setiap keputusan. Ini menunjukkan bahwa kedisiplinan telah tertanam dengan baik,” ungkap Kevin.
Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai kegiatan olahraga seperti ini berperan penting dalam mendukung pembinaan mental dan fisik Warga Binaan.
“Kompetisi seperti ini menjadi sarana positif untuk menciptakan suasana yang kondusif. Ketika Warga Binaan merasa sehat dan bahagia, proses reintegrasi sosial akan berjalan lebih baik,” jelasnya.
Turnamen gawang mini ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan kepribadian dan fisik, sekaligus mempererat hubungan antar Warga Binaan. Para pemenang akan menerima hadiah pada upacara puncak HBP ke-62 mendatang.
Selain turnamen olahraga, rangkaian peringatan HBP ke-62 di Lapas Wahai juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, termasuk bakti sosial dan aksi kebersihan lingkungan.(CM/Ml/**)