Gema Budaya Islami Season II, Pemkot Dorong Penguatan Sanggar Seni dan Lahirkan Talenta Muda

  • Administrator
  • Senin, 20 April 2026 19:27
  • 4 Lihat
  • RAGAM

Ambon, CM- LASQI Nusantara Jaya Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan seni budaya Islami melalui kegiatan Gema Budaya Islami Season II yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Sanggar Al-Muzaffar serta penyerahan Golden Ticket dan piagam penghargaan bagi peserta audisi tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Azhari Al-Fatah Ambon, Senin (20/4/2026), ini dihadiri Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Wakil Wali Kota Ely Toisutta, Ketua TP-PKK Lisa Wattimena, Ketua LASQI Kota Ambon Abas Rumadan, anggota DPRD Provinsi Maluku, serta sejumlah pimpinan OPD, tokoh agama, dan peserta audisi dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memperkuat identitas Ambon sebagai City of Music dengan mendorong setiap negeri, desa, dan kelurahan memiliki sanggar seni budaya. Program ini telah dicanangkan sejak 2023 sebagai langkah strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda.

Menurutnya, semakin banyak sanggar seni yang tumbuh, maka peluang lahirnya karya-karya baru, baik musik maupun tari, juga akan semakin besar. Ia pun mengapresiasi Sanggar Al-Muzaffar yang dinilai aktif dan menunjukkan perkembangan positif dalam berbagai kegiatan seni di Ambon.

Wali Kota juga menilai pelaksanaan audisi LASQI menjadi indikator meningkatnya profesionalisme masyarakat dalam bidang seni. Ia menambahkan bahwa kompetisi yang rutin digelar dapat mengasah kemampuan serta meningkatkan daya saing para peserta.

Sementara itu, Ketua LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat peran seni budaya Islami dalam mendukung Ambon sebagai City of Music.

Ia mengungkapkan, antusiasme peserta audisi tahun ini cukup tinggi dengan jumlah mencapai 104 orang dari Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe. Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

“Audisi telah dilaksanakan selama dua hari di Ambon Plaza, dan menunjukkan potensi besar generasi muda Ambon di bidang seni budaya Islami,” ujarnya.

Selain menjadi wadah pencarian bakat, kegiatan ini juga memberi dampak ekonomi dengan melibatkan pelaku UMKM di lokasi acara. Pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan seni, tetapi juga berkesempatan membeli produk lokal.

Ke depan, LASQI Ambon berencana melanjutkan tahapan audisi ke Kecamatan Teluk Baguala pada Juni mendatang, dengan puncak kegiatan yang akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Ambon. Selain itu, akan dibuka pula lomba khusus bagi kelompok ibu-ibu pengajian dengan total hadiah mencapai Rp20 juta.

Melalui kolaborasi antara seni, budaya, dan pemberdayaan ekonomi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang dapat mengharumkan nama Ambon di tingkat lokal maupun nasional, sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya Islami yang hidup di tengah masyarakat.(CM/JP)

Komentar

0 Komentar