Lapas Wahai Manfaatkan Hasil Panen Tomat untuk Kebutuhan Dapur Lapas
- Administrator
- Selasa, 20 Januari 2026 09:55
- 9 Lihat
- EKONOMI
Ambon, CM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai manfaatkan hasil panen tomat sebanyak dua kilogram dari lahan pertanian yang dikelola di lingkungan Lapas untuk memenuhi kebutuhan dapur. Hasil panen tersebut digunakan sebagai bahan pangan guna menunjang konsumsi sehari-hari Warga Binaan, Selasa (20/1-26).
Panen ini merupakan program pembinaan kemandirian yang secara rutin dilaksanakan di Lapas Wahai. Program pertanian tersebut bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan bercocok tanam sekaligus mendukung ketahanan pangan internal Lapas.

Dalam keterangan yang di terima Citra Maluku, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan pemanfaatan hasil panen untuk dapur Lapas merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan program pembinaan. “Meskipun hasil panen masih terbatas, kegiatan ini memiliki nilai positif dalam mendukung kebutuhan dapur serta melatih kemandirian dan tanggung jawab Warga Binaan,” ujarnya.
Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menjelaskan kegiatan pertanian akan terus dikembangkan. “Kami terus mendorong Warga Binaan untuk aktif dalam program pembinaan kemandirian. Harapannya, ke depan hasil panen meningkat dan memberikan manfaat yang lebih besar,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi panen tomat yang dilaksanakan di Lapas Wahai. Ia menyampaikan program pembinaan kemandirian melalui pertanian merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan dapur Lapas.
“Saya senang melihat kegiatan ini berjalan dengan baik. Selain memberikan keterampilan bagi Warga Binaan, hasilnya juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan bersama,” ungkap Ricky.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Wahai berharap program pembinaan kemandirian terus berjalan berkelanjutan dan menjadi bekal positif bagi Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat.(CM/Ml/**)