Aneh.! Mantan Caleg Lolos P3K Meski Cacat Prosedur, Ternyata Orang Dekat Kepala BKPSDM Ambon? “Sempat Nama-Nama P3K Bodong Dicabut Di Pusat”
- Administrator
- Senin, 18 Mei 2026 13:02
- 33 Lihat
- PEMERINTAHAN
Ambon, CM- Sungguh miris kinerja Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ambon, Steven Dominggus, meloloskan seorang mantan Calon Legislatif (Caleg) sebagai Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bodong hingga penertiban Surat Keputusan (SK) Tahun 2024, dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.
Hal ini ditegaskan salah seorang Anggota DPRD Kota Ambon, yang engan namanya dipublikasikan kepada Citra Maluku, saat berbicang-bicang Senin, (18/05-26). Bahkan kata dia, Steven merupakan orang birokrasi yang tau akan aturan bahkan dirinya juga merupakan pimpinan di OPD yang tangani urusan adminitrasi ASN bahkan sampai pada langka-langka sangsi maupun hukuman akan dijatuhkan kepada ASN yang melangar aturan.
Bahlan lanjutnya, sampai lolosnya seorang mantan Caleg sepagai P3K tersebut kian terus mendapat sorotan tajam dari publik, meski administrasinya dinyatakan cacat prosedur.
Yang aneh lagi dirinya (Steven Dominggus) sendiri saat ini turut ikut bertarung dalama pemelihan Sekkot Ambon, bersama Tiga Calon kandidat lainnya.
" Ini kan aneh, kenapa ada sejumlah yang tidak honor bisa lolos p3k dan dapat SK, malah yang honor bertahun-tahun meski lolos dan telah dilantik tapi tidak mendapatkan SK. Baru mantan Caleg lai," katanya teags.
Dirinya menduga ada kejhatahan terstruktur dalam rekrutmen pegawai P3K, yang selama ini sengaja ditutupi oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab. Bahkan kata dirinya juga sempat mendapatkan informasi dari sejumlah warga kota namun tak lama berita itu hilang saja.
Saat disinggung terkait stafnya, ungkapnya, oknum tersebut merupakan serong politisi yang pernhan mendaftar sebagai seorang Calon Legislatif Kabupatan di Provinsi Maluku.
" ini yang aneh, ada salah satu staff BKD kota ambon, kendati dirinya sudah memudurkan diri tahun 2024, dimana yang bersangkutan mencalonkan diri sebagai caleg di salah satu kabupaten di maluku, mirisnya lagi, oknum tersebut kembali di loloskan setelah dipanggil kembali mengikuti P3K. Bahkan oknum tersebut yang kata-kata orang anak emaskan oleh Kepala BKD, Ambon, “ ucapnya dengan kesal.
"Namun panggil ulang mengikuti seleksi p3k gelombang kedua, dan nyatakan lolos, kini menduduk staaf di bkd kota ambon, dan merupakan orang terdekat kepala bkd," bebernya.
Menurut sumber bahwa, jika dicermati hal tersebut dinyatakan cacat administrasi. " Hal tersebut secara adiminitrasi cacat karena, karena selama sudah dianggap tidak bekerja, serta berpolitik (jadi caleg), sebab asn dilarang berpolitik," jelasnya.
Parahnya lagi kata dia ini berujar bahwa, BKPSDM sengaja menutupi kasus ini meski telah diketahui sejak lama. " Yang disayangkan pihak badan kepegawaian dan SDM kota ambon mengetahui aturan itu, namun dilanggar. Ini merupakan pidana atau mal adiminitrasi," tuturnya.
Sempat Ambil Langka Batalkan P3K “Bodong” Di BKN
Terkait dengan beredar bahwa ada langka-langka yang diambil saat itu oleh Tim seleksi P3K Kota Ambon baik itu pada seleksi tahap I dan II yang sempat “hebo” akibat di viraelnya.
Sampai – sampai pihak BKSDM Kota Ambon sempat mengambil langka untuk menarik sejumlah nama- nama yang diloloskan yang tidak honor di pemkot bahkan ada nama-nama yang sudah tidak berkerja bertahun-tahun kembali diloloskan.
“Terkait dengan pemberitaan beberapa waktu lalu itu, pihak panitia seleksi (PPTK) kegiatan dan kepala BKD ambil langka pembatalan di pusat namun, kata mereka tidak bisa, nama-nama itu sudah terdaftar dan kalau dibatalkan nanti ketauan pusat bahwa ada nama-nama yang dimasukan kendati mereka cacat administrasi (tidak honor, maupun yang sudah berhenti)”tutur sumber Media Citra Maluku di dalam lingkaran Permerintah Kota Ambon.
Selain itu terkait honor daerah lanjut Sumber yang tidak mau disebutkan namannya itu bahwa, ada sejumlah pegawai yang telah di loloskan p3k, lantas siapakah yang terbitkan SK mereka.
" Lalu SK honor daerah diterbitkan oleh siapa, sehingga panitia seleksi bisa loloskan itu. Sebab diduga sk bodong, dan diduga ada tangan nakal dari timsel yang melakukan itu, yang bermain mata dengan pihak pihak tertentu," teranganya.(CM/SC).