Detail Berita
389 Atlit Karate Ikuti Kejuaraan INKANAS Maluku
Ambon, CM- Sebanyak 389 orang atlit Karate mengikuti kejuaraan yang diselenggarakan oleh Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Provinsi Maluku, pada Gedung Olahraga (GOR) Pattimura, Universitas Pattimura Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (26/4/24).
Kejuaraan ini memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Maluku dan Piala Tetap Ketua Umum FORKI Kota Ambon.
Ketua Umum FORKI Kota Ambon, Agus Ririmasse, yang ditemui usai membuka kegiatan dimaksud mengungkapkan peserta yang diikutsertakan dalam kejuaraan ini berasal dari Kota/Kabupaten di Provinsi ini.
Dirinya turut berbangga atas terlaksananya kejuaraan ini. Diharapkan melalui event ini dapat melahirkan atlit berbakat yang dapat mengharumkan nama Kota ini dan Provinsi Maluku.
“Saya hari ini benar-benar merasa bangga. Melalui kejuaraan ini, dapat melahirkan atlit-atlit INKANAS yang berprestasi dalam berbagai event kejuaraan baik itu tingkat FORKI kota, Tingkat provinsi, bahkan di tingkat nasional, level perguruan INKANAS itu sendiri,” ungkapnya.
Ririmasse berpesan kepada seluruh atlit agar suportif dalam mengikuti even kejuaraan yang dilaksanakan selama dua hari, hingga 27 April ini.
“Raihlah prestasi dengan jiwa sportifitas yang tinggu, menjaga kekompakan karena mereka saudara perguruan INKANAS. Saya himbau kepada para atlit agar bisa mengeluarkan teknik yang bagus kepada wasit juri agar dapat memimpin pertandingan yang baik, seadil-adilnya sehingga tidak terjadi konflik kepada pelatih dan tim menejer juga,” pungkasnya. (CM/**)
Komentar
Berita Terkait
Ambon, CM- Pemerintah Kota Ambon mengajak masyarakat memperkuat toleransi, persaudaraan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan ini disampaikan dalam
AMBON,CM — Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta membuka Lomba Baris Berkreasi Empang ke-XXIV Tahun 2026 di Stadion Mandala Remaja,
Ambon,CM – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengingatkan kepengurusan baru Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Maluku agar tidak menjadikan