post image

Lapas Dobo Benahi Data Desil Warga Binaan, Pastikan Akses Bansos Tepat Sasaran

  • Administrator
  • 06 Nov 2026
  • DAERAH
  • 25 Lihat

Ambon,CM- Akurasi data menjadi perhatian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo dalam memastikan warga binaan teridentifikasi dalam sistem kesejahteraan sosial pemerintah.

Bersama Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Aru, Lapas Dobo melakukan sinkronisasi dan pemutakhiran data kategori desil warga binaan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), Jumat, 6 November 2026.

Pemutakhiran berlangsung di Lapas Dobo dengan melibatkan petugas Dinas Sosial, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, serta Kepala Subseksi Pembinaan.

Tim melakukan pemeriksaan identitas, pencocokan data kependudukan, hingga verifikasi informasi tingkat kesejahteraan warga binaan. Data yang belum sesuai kemudian diperiksa dan diperbarui dalam aplikasi SIKS-NG.

Kategori desil menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memetakan tingkat kesejahteraan masyarakat. Pengelompokan ini terbagi dalam sepuluh tingkatan, dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah hingga tertinggi.

Ketepatan pengelompokan tersebut penting karena menjadi salah satu dasar penentuan sasaran penerima program perlindungan dan bantuan sosial. Kesalahan atau ketidaksesuaian data berpotensi memengaruhi proses identifikasi masyarakat yang membutuhkan dukungan pemerintah.

Kepala Lapas Dobo, Pieter Jan Lessy, mengatakan pemutakhiran data merupakan bagian dari upaya memperbaiki tertib administrasi sekaligus memastikan informasi kesejahteraan warga binaan tercatat secara akurat.

Menurut dia, data yang valid diperlukan agar program perlindungan dan bantuan sosial dapat menjangkau kelompok masyarakat sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Lapas Dobo, kata Lessy, berkomitmen melanjutkan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Aru untuk mendukung pembaruan data tersebut.

Sinkronisasi ini diharapkan dapat mengurangi ketidaksesuaian informasi dalam basis data kesejahteraan sosial pemerintah. Dengan demikian, status kesejahteraan warga binaan dapat teridentifikasi secara lebih akurat dan dipertanggungjawabkan. ( CM/ML)

0 Komen